Tidak Ada Spesies Baru Yang Teramati Berevolusi

Spesiasi mungkin cukup jarang dan dalam banyak kasus butuh waktu berabad2. Lebih lanjut, mengamati sebuah spesies baru pada tahap pembentukan sulit, karena biolog kadang tidak sependapat mengenai definisi terbaik suatu spesies. Definisi yang paling banyak dipakai, Konsep Spesies Biologis Mayr, mengakui bahwa sebuah spesies adalah komunitas berbeda dari sebuah populasi yang terisolasi secara reproduktif—kumpulan organisme yang secara normal tidak dapat berkembang biak diluar komunitas mereka. Dalam prakteknya, standar ini dapat sulit diterapkan pada organisme yang terisolasi oleh jarak atau bentuk muka bumi atau pada tanaman (dan, tentu saja, fosil tidak dapat berkembang biak). Biolog kemudian biasanya memakai sifat perilaku dan fisik dari organisme sebagai petunjuk pada keanggotaan spesies mereka.

Walaubegitu, literatur ilmiah memang menunjukkan laporan spesiasi dalam tanaman, serangga dan cacing. Dalam kebanyakan percobaan ini, peneliti menerapkan beragam tipe seleksi pada organisme — beda anatomi, perilaku kawin, pilihan habitat dan sifat lainnya — dan menemukan bahwa mereka menciptakan populasi organisme yang tidak berkembangbiak dengan organisme asing. Sebagai contoh, William R. Rice dari University of New Mexico dan George W. Salt dari University of California at Davis
menunjukkan bahwa bila mereka memilih sebuah kelompok lalat buah karena lingkungan2 tertentu dan mengembangbiakkan lalat2 tersebut secara terpisah pada 35 generasi, lalat yang dihasilkan akan menolak berkembang biak dengan lalat yang berasal dari lingkungan yang sangat berbeda.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License