Sirius Bintang Merah 2000 Tahun Lalu Dan Bajang Putih Sekarang

__________________

________

________
Klaim :
Para astronom 2000 tahun lalu mencatat kalau Sirius adalah bintang merah, sekarang cebol putih. Klaim astronom yang mengatakan 100 ribu tahun diperlukan agar sebuah bintang berevolusi dari raksasa menjadi bajang putih pastilah salah
Sumber:
Hovind, Kent, 2003. Introduction to Dr. Hovind's "Creation Seminar". http://www.algonet.se/~tourtel/hovind_seminar/seminar_introduction.html
Respon:
1. Astronom purba yang mengatakan Sirius merah melihat pada saat ia rendah di cakrawala, sehingga pemerahan karena atmosfer bumi. Sirius merah merujuk pada pengamatan yang dibuat pada peningkatan heliacal dan tenggelamnya bintang pada masyarakat yunani dan romawi (Ceragioli 1996; Whittet 1999).
2. Tidak semua astronom purba mencatat kalau Sirius merah. Banyak sumber purba membenarkan kalau ia putih atau putih kebiruan 2000 tahun lalu (van Gent 1984, 1989).
3. Bintang terang tampak tanpa teleskop. Sirius A, bukanlah bajang putih. Sirius A memiliki bintang peneman cebol putih, Sirius B, yang tidak ada hubungannya dengan apa yang astronom purba lihat. Hovind tidak memeriksa fakta dibalik klaimnya.
4. Bahkan kalau Sirius telah berubah warna, ia tidak mendukung klaim kreasionis atau bumi muda. Ia hanya mengatakan kalau satu pengamatan tidak dapat dijelaskan
Referensi
1. Ceragioli, R. C., 1996. Solving the puzzle of "red" Sirius. Journal for the History of Astronomy 27: 93-128.
2. van Gent, R. H., 1984. Red Sirius. Nature 312: 302.
3. van Gent, R. H., 1989. The colour of Sirius. The Observatory 109: 23-24.
4. Whittet, D. C. B, 1999. A physical interpretation of the 'red Sirius' anomaly. Monthly Notices of the Royal Astronomical Society 310(2): 355-359.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License