Planet bumi

Planet bumi adalah planet dimana manusia pertama kali muncul. Ia adalah planet ke tiga bila dihitung dari matahari di tata surya. Tata surya sendiri adalah salah satu system tata bintang pada lengan orion (lengan local) galaksi bima sakti. Galaksi bima sakti sendiri adalah salah satu galaksi pada grup local supercluster Virgo. Dan pada gilirannya, supercluster virgo adalah salah satu dari beberapa juta supercluster yang menyusun alam semesta.

Sumber mineral bumi, dan produk biosfer, memberi sumber daya yang dipakai untuk mendukung populasi manusia global. Penduduk bumi dikelompokkan menjadi 200 lebih Negara merdeka, yang saling berinteraksi lewat diplomasi, perjalanan, perdagangan dan tindakan militer. Kebudayaan manusia telah mengembangkan beragam pandangan mengenai planet bumi, termasuk personifikasi sebagai tuhan, keyakinan pada bumi yang datar dan sudut pandang modern kalau dunia adalah lingkungan terintegrasi yang memerlukan pengelolaan. Manusia pertama kali meninggalkan planet ini tahun 1961, saat Yuri Gagarin mencapai angkasa luar.

Kronologi

Gas yang keluar dan kegiatan vulkanisme menghasilkan atmosfer purba. Uap air yang berkondensasi, digabung dengan air cair dan es yangdibawa asteroid dan proto planet, komet, dan objek trans Neptunian menghasilkan samudera. Dimulai dengan tanpa adanya tanah yang kering, jumlah total permukaan yang berada di atas permukaan laut semakin bertambah. Dalam dua miliar tahun terakhir, sebagai contoh, ukuran total benua telah berlipat dua. Saat permukaan terus dirombak dengan sendirinya, selama ratusan juta tahun, benua terbentuk dan pecah. Benua-benua bermigrasi kemana-mana di permukaan bumi, pernah berkumpul membentuk superbenua. Sekitar 750 juta tahun lalu (jtl), superbenua tertua, Rodinia, mulai pecah. Benua-benua mulai menyatu lagi membentuk PAnnotia, 600-540 jtl, lalu akhirnya Pangaea, yang pecah 180 jtl.

Masa depan

700px-Sun_Life.png
Masa depan planet bumi sangat erat kaitannya dengan matahari. Sebagai hasil penumpukan abu helium di inti matahari, kecemerlangan total matahari akan terus naik. Kecemerlangan matahari akan naik 10 persen pada 1,1 Miliar tahun akan dating dan 40% dalam 3,5 miliar tahun ke depan. Model iklim menunjukkan kalau peningkatan radiasi yang mencapai bumi akan berakibat pada lenyapnya samudera di planet bumi.

Lempeng tektonik

Menurut teori lempeng tektonik, bagian terluar interior bumi tersusun atas dua lapisan: litosfer, yang mengisi kerak dan bagian teratas yang padat dari mantel. Dibawah litosfer berada astenosfer, yang membentuk bagian dalam mantel atas. Astenosfer berperilaku seperti materi super panas yang semi cair dan mirip plastic.

Litosfer pada dasarnya mengambang pada astenosfer dan pecah menjadi apa yang disebut lempeng tektonik. Lempeng-lempeng ini adalah potongan kaku yang bergerak relative satu sama lain dalam satu dari tiga tipe batas lempeng: konvergen, divergen dan transformasi. Yang terakhir terjadi saat dua lempeng bergerak relative satu sama lain, menciptakan celah hantam-slip. Genpa, aktivitas gunung berapi, pembentukan gunung dan pembentukan palung samudera terjadi sepanjang batas lempeng ini.

Hidrosfer

Massa samudera sekitar 1.35×1018 ton metrik atau sekitar 1/4400 massa total bumi, dan mencakupi volume 1.386×109 km³. Bila semua daratan dibumi disebarkan dengan seragam, air akan naik pada ketinggian lebih dari 2,7 kilometer. Sekitar 97,5% air adalah air laut, sementara 2,5% sisanya air tawar. Mayoritas air tawar, sekitar 68,7% berada dalam bentuk es.

Medan Magnet

Medan magnet bumi terbentuk sebagai dipol magnetik, dengan kutub berada saat ini dekat dengan kutub geografis bumi. Menurut teori dynamo, medan ini dibangkitkan dalam daerah inti luar cair dimana panas menghasilkan gerakan konveksi dari materi konduksi, menghasilkan arus listrik. Hal ini menghasilkan medan magnet bumi. Gerakan konveksi di inti bersifat kacau, dan secara berkala berganti susunan. Hasilnya adalah pembalikan medan pada selang tidak beraturan rata-rata beberapa kali setiap beberapa juta tahun. Pembalikan terbaru terjadi sekitar 700 ribu tahun lalu.

Kemiringan sumbu dan musim

Berdasarkan kesepakatan astronomis, empat musim ditentukan oleh solstis –titik di kemiringan sumbu orbit maksimal menghadap atau menjauhi matahari- dan ekuinoks, saat arah kemiringan dan arah matahari tegak lurus. Solstis musim dingin terjadi pada 21 desember, solstis musim panas 21 juni, ekuinoks musim semi sekitar 20 maret dan ekuinox musim gugur sekitar 23 September.
Di masa modern, perihelion bumi terjadi sekitar 3 januari, dan aphelion pada 4 juli. Walau begitu, tanggal ini berubah seiring waktu karena presesi dan faktor orbital lainnya, yang mengikuti pola siklus yang disebut siklus Milankovitch. Jarak bumi-matahari yang berubah menghasilkan peningkatan sekitar 6,9% energi matahari yang mencapai bumi saat perihelion relatif dengan aphelion. Karena belahan selatan miring menghadap matahari pada saat yang sama ketika bumi mencapai posisi terdekat dengan matahari, belahan selatan menerima sedikit lebih banyak energi dari pada utara sepanjang tahun. Walau demikian, efek ini kurang signifikan dibandingkan energi total yang berubah karena kemiringan sumbu, dan sebagian besar energi lebih diserap oleh proporsi air yang lebih tinggi di belahan selatan.

Biosfer

Kehidupan di planet bumi sering disebut membentuk sebuah biosfer. Biosfer ini diyakini umum mulai berevolusi sekitar 3,5 miliar tahun lalu. Bumi adalah satu-satunya tempat di alam semesta dimana kehidupan diketahui ada. Sebagian ilmuan yakin kalau biosfer mirip bumi adalah langka.

Geografi manusia

400px-LocationWorld.png
Kartografi, studi dan praktek pembuatan peta, dan geografi, secara sejarah menjadi disiplin untuk mempelajari bumi. Peninjauan, penentuan lokasi dan jarak, hingga navigasi, penentuan posisi dan arah, telah berkembang seiring dengan kartografi dan geografi, memberikan informasi yang diperlukan.
Negara-negara merdeka mengklaim seluruh permukaan daratan di bumi, dengan pengecualian di beberapa bagian antartika. Hingga 2007, ada 201 negara merdeka, termasuk 192 anggota PBB. Sebagai tambahan, ada 59 daerah ketergantungan, dan sejumlah daerah otonomi, daerah dalam perebutan dan daerah lain. Secara sejarah, bumi belum pernah memiliki sebuah pemerintahan tunggal yang menguasai seluruh planet, walau sejumlah negara berjuang untuk mendominasi dunia dan gagal.

Fakta menarik mengenai bumi

1. Seratus tahun lalu, hanya ada 1,5 miliar manusia di bumi. Sekarang, lebih dari 6 miliar manusia menghuni planet kita yang rapuh.
2. Selama musim dingin antartika, penguin kaisar hidup dalam empat bulan kegelapan, tanpa makanan, dalam suhu minus 70°C.
3. Kanada utara merupakan daerah migrasi darat terpanjang di dunia – lebih dari 3200 km – dimana ada tiga juta caribou, diburu oleh para serigala.
4. Hutan di Rusia timur merupakan habitat dari leopard Amur, kucing terlangka di dunia, yang populasinya hanya tinggal 40 ekor.
5. Rimba Tropis menutupi hanya 3% permukaan planet bumi, namun menopang hidup 50% hewan di bumi.
6. Teal Baikal melakukan migrasi dengan seluruh anggota spesiesnya yang ada di planet bumi, sebanyak 300 ribu ekor, dalam satu kerumunan.
7. Gunung Erta Ale di Ethiopia adalah gunung api dengan masa erupsi terpanjang di planet bumi – lebih dari 100 tahun.
8. Gelada, satu-satunya primata yang memakan rumput, tinggal di ketinggian 3 mil dan berkelompok sebanyak 800an ekor.
9. Glasier terbesar di bumi adalah Baltoro di Pakistan, yang panjangnya 69 km dan dapat dilihat dari luar angkasa.
10. Hanya 3% air di bumi ini tawar, namun seluruh kehidupan bertopang padanya.
11. Air terjun Angel adalah yang tertinggi di dunia dengan ketinggian hampir 1000 meter sehingga sebagian airnya tertiup sebagai kabut sebelum mencapai dasar.
12. Lobang terdalam di dunia adalah Goa layang-layang di Meksiko dengan kedalaman 400 meter sehingga penerbang layang dapat melompat dari atasnya.
13. Gua Rusa di Kalimantan di huni oleh 3 juta kelelawar, yang menghasilkan guano berbentuk bukit.
14. Gua Gomantong di Kalimantan memiliki guano bermeter-meter tingginya, dikerumuni dengan ratusan ribu kecoa dan invertebrata lainnya.
15. Gurun Gobi merupakan gurun paling ekstrim di bumi, karena angin dari siberia, dengan jangkauan suhu –40°C hingga +50°C. Ia adalah habitat dari unta baktria, yang memakan salju untuk menjaga tingkat cairan tubuh dan membatasi minumnya hingga 10 liter per hari untuk mencegah kematian.
16. Beberapa badai pasir di sahara dapat seukuran Inggris.
17. Tumpukan pasir terbesar di bumi ada di Namibia dengan tinggi 300 meter
18. Serbuan tawon gurun yang berjumlah satu miliar ekor menghancurkan tanaman apa saja yang dilaluinya.
19. Antartika memuat 90% es yang ada di bumi, dan selalu sepi hingga musim semi, dimana pengunjung memanen airnya.
20. Di musim semi di tundra artik, jutaan angsa salju tiba untuk bertelur dan anaknya menjadi mangsa dari rubah artik.
21. Plato Tibet adalah dataran tertinggi di dunia dimana sedikit sekali rumput, namun yak dan keledai liar dapat hidup serta pika, rubah Tibet.
22. Mamalia darat terbesar, gajah, dan mamalia darat terkecil, babi kerdil , dapat ditemukan di padang rumput tropis India
23. Rimba tropis Papua Nugini mengandung 40 jenis burung cendrawasih, yang saling menghindari konflik dengan tinggal di daerah yang berbeda di pulau ini.
24. Dalam satu pohon di hutan tropis, dapat ditemukan 44 macam burung dan monyet.
25. Di Uganda, satu masyarakat kera terdiri dari 150 ekor dapat menyerang desa dan menguasai desa tersebut.
26. Lautan dangkal di bumi hanya sebesar 8% dari samudera, namun memuat sebagian besar kehidupan di lautan.
27. Anak paus bungkuk meminum 500 liter susu ibunya setiap hari, orang tuanya akan kelaparan hingga mereka kembali ke kutub untuk makan.
28. 100 ribu ekor Kormoran Socotra bertopang pada shamal yang meniupkan pasir dari teluk persia, merubahnya menjadi daerah kaya ikan.
29. Konifer paling banyak tumbuh di pantai pasifik amerika utara, dimana tumbuh pohon tertinggi di bumi: kayu merah (redwood).
30. Kerumunan lumba-lumba dapat mencapai 500 ekor dalam menghadiri pesta makan besar di lepas pantai Azores.
31. Ada 30 ribu gunung berapi bawah laut di bumi, sebagian lebih tinggi dari Gunung Everest.
32. Hewan terbesar di bumi, Paus biru, saat ini hanya ada 9 ribu ekor saja, dari 300 ribu ekor satu abad lalu.
33. Kalau nilai uang dipakai untuk mencegah kepunahan semua kehidupan spesies yang ada sekarang, dibutuhkan dana sebesar 30 triliun USD.
34. Hanya ada 12% permukaan daratan di bumi ini yang terlindungi dari perburuan dan tindakan merusak alam lainnya.
35. Saat ini ada 40 ribu bendungan di planet bumi.

Masalah pembawa energi

Minyak dan gas adalah pembawa energi. Sumber puncaknya adalah matahari, yang meyirami bumi dengan jumlah energi kotor setiap hari. Bumi tidak punya masalah energi, yang ada adalah masalah pembawa energi.
Panel antar pemerintah mengenai perubahan iklim yang memenangkan nobel dan dipimpin oleh para ilmuan Stanford, menyimpulkan tahun 2007 kalau aktivitas manusia akan sangat mungkin (90%) merubah iklim bumi.
Di abad ke 19, kalifornia misalnya, kauh lebih keras, panas dan kering daripada 100 tahun terakhir. Faktanya, glasier mulai menurun sebelum revolusi industri bermula.

Agama, ateis dan bumi

“Agama hanyalah ilusi kalau matahari berevolusi mengelilingi manusia sejauh ia tidak berevolusi pada sumbunya sendiri” kata Marx. Banyak ateis besar masa lalu perduli dalam menjadikan manusia pusat alam semesta moralnya; dengan membebaskannya untuk menjadi manusia super yang ia inginkan, namun yang hanya dapat ia tiru dari tuhan ilusif. Kini, sebaliknya, baik teis yang ramah lingkungan dan ateis baru ingin mengembalikan manusia dan tuhan turun ke bumi…sehingga kita dapat membersihkannya sebagai pengelola bumi. Di masa cakrawala yang rendah demikian, kenapa manusia masih bergantungan pada tuhan dan mencari transedensi dari kehidupan sehari-hari lewat keyakinan pada tuhan? Ada lebih banyak kemanusiaan dalam ilusi manusia super mereka ketimbang pada realisme manusia keturunan kera besar afrika dari teis ramah lingkungan dan ateis baru.

Referensi
1. University of Southern California (2008, November 22). Challenges To Environmentally Responsible Energy Use In Today's Society. ScienceDaily. Retrieved November 23, 2008, from http://www.sciencedaily.com¬ /releases/2008/11/081122090437.htm
2. Morbidelli, A.; Chambers, J.; Lunine, J. I.; Petit, J. M.; Robert, F.; Valsecchi, G. B.; Cyr, K. E. (2000). "Source regions and time scales for the delivery of water to Earth". Meteoritics & Planetary Science 35 (6): 1309–1320, http://adsabs.harvard.edu/abs/2000M&PS...35.1309M. Retrieved on 6 March 2007.
3. Ward and Brownlee (2002)
4. Rogers, John James William; Santosh, M. (2004). Continents and Supercontinents. Oxford University Press US, p. 48. ISBN 0195165896.
5. Murphy, J. B.; Nance, R. D. (1965). "How do supercontinents assemble?". American Scientist 92: 324–33. doi:10.1511/2004.4.324, http://scienceweek.com/2004/sa040730-5.htm. Retrieved on 5 March 2007.
6. Sackmann, I.-J.; Boothroyd, A. I.; Kraemer, K. E. (1993). "Our Sun. III. Present and Future" (PDF). Astrophysical Journal 418: 457–468. doi:10.1086/173407. Bibcode: 1993ApJ…418..457S, http://articles.adsabs.harvard.edu/cgi-bin/nph-iarticle_query?1993ApJ...418..457S&data_type=PDF_HIGH&whole_paper=YES&type=PRINTER&filetype=.pdf. Retrieved on 8 July 2008.
7. Kasting, J.F. (1988). "Runaway and Moist Greenhouse Atmospheres and the Evolution of Earth and Venus". Icarus 74: 472–494. doi:10.1016/0019-1035(88)90116-9, http://adsabs.harvard.edu/abs/1988Icar...74..472K. Retrieved on 31 March 2007.
8. Seligman, Courtney (2008). "The Structure of the Terrestrial Planets". Online Astronomy eText Table of Contents. cseligman.com. Retrieved on 2008-02-28.
9. Kious, W. J.; Tilling, R. I. (1999-05-05). "Understanding plate motions". USGS. Retrieved on 2007-03-02.
10. Igor A. Shiklomanov et al (1999). "World Water Resources and their use Beginning of the 21st century" Prepared in the Framework of IHP UNESCO". State Hydrological Institute, St. Petersburg. Retrieved on 2006-08-10.
11. Fitzpatrick, Richard (2006-02-16). "MHD dynamo theory". NASA WMAP. Retrieved on 2007-02-27.
12. Campbell, Wallace Hall (2003). Introduction to Geomagnetic Fields. New York: Cambridge University Press, p. 57. ISBN 0521822068.
13. Bromberg, Irv (2008-05-01). "The Lengths of the Seasons (on Earth)". University of Toronto. Retrieved on 2008-11-08.
14. Williams, Jack (2005-12-20). "Earth's tilt creates seasons". USAToday. Retrieved on 2007-03-17
15. Ward, P. D.; Brownlee, D. (2000-01-14). Rare Earth: Why Complex Life is Uncommon in the Universe, 1st edition, New York: Springer-Verlag. ISBN 0387987010..
16. Wikipedia.org. Planet Earth
17. Contribution To The Critique Of Hegel’s Philosophy Of Right, Marx, 1844
18. Mankind is more than the janitor of planet Earth, Brendan O’Neill, http://www.spiked-online.com/ Thursday 27 December 2007
19. Planet Earth (TV series) wikipedia.org

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License