Kopenhagen

Kopenhagen
Kopenhagen terkenal dalam dunia fisika sebagai tempat lahirnya teori Kuantum.
Kopenhagen adalah ibukota Denmark yang meraih peringkat sebagai kota paling hidup dan paling artistik di dunia tahun 2008 menurut majalah Internasional Monocle. Kopenhagen juga merupakan kota ke tujuh paling mahal di dunia dan kota ke 3 paling mahal di Eropa menurut majalah Forbes. Selain itu Kopenhagen menjadi kota dengan penghasilan tertinggi di dunia menurut situs english.peopledaily.com.cn/.
Peringkat yang diduduki Kopenhagen adalah :
• Kota paling hidup di dunia tahun 2008 oleh Majalah Monocle.
• Kota Desain terbaik dunia 2008
• Kota paling diinginkan di Skandinavia
• Kota budaya ketiga terbesar di Eropa Barat
• Kota ke-14 dalam Indeks perdagangan dunia dan nomer satu di Skandinavia menurut MasterCard
• Kota ke-6 dalam kota paling hijau di dunia menurut majalah Grist.
• Kota ke tujuh termahal di dunia dan ke tiga di Eropa dalam daftar Forbes.
• Kota ke-7 paling dipilih oleh proyek investasi di dunia
• Peringkat ke tiga di eropa barat untuk jumlah kantor pusat perusahaan
• Peringkat pertama dalam ranking pendapatan global
• Kota kelima paling populer di dunia untuk pertemuan dan konferensi internasional.
• Salah satu kota paling menarik untuk hidup dan tinggal di Eropa
• Kota kedua paling berkualitas hidup di Eropa
• Salah satu tujuan pelayaran terbaik di dunia

Dalam perang dunia II, Kopenhagen diduduki oleh pasukan Jerman bersama dengan seluruh negarnya dari 9 April 1940 hingga 4 Mei 1945. Bulan Agustus 1943, saat kerjasama pemerintah dengan tentara pendudukan runtuh, beberapa kapal di tenggelamkan di pelabuhan Kopenhagen oleh Angkatan Laut kerajaan Denmark untuk mencegah digunakan oleh pihak Jerman. Kota ini tumbuh besar setelah perang, dalam tahun tujuh puluhan memakai apa yang disebut rencana lima jari untuk membangun jaringan kereta api antar kota dan desa.
Direncanakan tahun 2010 akan mulai kota Kopenhagen akan diperbesar dengan 9 gedung pencakar langit raksasa yang menelan biaya 2,8 miliar Euro. Proyek Carlsberg ini diperkirakan selesai tahun 2029. Hal ini dikarenakan Sejak tahun 1990 masalah terbesar yang dihadapi oleh kota Kopenhagen adalah krisis perumahan.
Bandar udaranya terletak di daerah Ørestad sehingga semua bangunan tidak boleh mencapai ketinggian lebih dari 85 meter. Bangunan tertinggi yang sedang dibangun di daerah ini adalah menara yang dirancang oleh Daniel Liebeskind setinggi 2x75 meter.
Sejak akhir 1990 an, Kopenhagen telah melakukan perubahan dari sebuah kota kecil menjadi kota metropolitan dengan bandingan Barcelona dan Amsterdam. Hal ini karena perubahan infrastruktur seperti Jaringan kereta api bawah tanah, bandara baru dan jembatan menuju Swedia – namun juga karena keberhasilan budaya : Dogma & Lars von Trier, sebuah revolusi dalam arsitektur dan desain Skandinavia, pendirian Vega - House of Music, dan ledakan kebudayaan bawah tanah, yang hampir tidak ada lagi saat ini di Kopenhagen. Antara tahun 1998 dan 2008, wartawan gaya hidup dari penjuru dunia (dari koran hingga NewYorkTimes) memuji Kopenhagen sebagai kota yang sangat kreatif.
Kopenhagen menawarkan banyak sekali ragam restoran dan adalah mungkin menemukan makanan paling berkelas dengan sejenis sandwich (yang disebut "smørrebrød"), yang merupakan hidangan tradisional Denmark yang terkenal. Sebagian besar restoran, walau begitu, menyajikan hidangan internasional.
Kopenhagen dan daerah sekitarnya memiliki 3 pantai dengan total garis pantai berpasir mendekati 8 km dapat dijangkau 30 menit bersepeda dari pusat kota. Ini telah termasuk Amager Strandpark, sebuah pulau buatan sepanjang 2 km yang dibuka tahun 2005 dan berada hanya 15 menit bersepeda dari pusat kota.
Kopenhagen merupakan kota metropolitan yang berada di tepi pantai, dan menyajikan jaringan keindahan kehidupan malam, bar, café, acara budaya, arsitektur dan pusat desain.
Ada 2.100 perusahaan asing di daerah Kopenhagen, dengan hampir 500 kantor pusat wilayah Skandinavia, dalam beragam jenis industri. Pusat bisnis Denmark terutama dalam sektor sains kehidupan dan IT membantu menarik kantor pusat dan divisi R&D dari luar negeri. Salah satunya adalah raksasa bioteknologi Jerman Sartorius Stedim Biotech, yang saat ini menciptakan kantor utama Nordik di Tåstrup di tepi kota Kopenhagen. Sartorius memproses peralatan untuk industri farmasi dan bioteknologi.
Selain Kastrup, Kopenhagen juga memiliki bandara lain yaitu Malmö, diseberang jembatan Oresun ke arah Swedia. Ia berada 55 km dari pusat Kopenhagen, dan sering dipakai oleh pesawat sewaan dan pesawat berbiaya murah untuk tujuan Kopenhagen. Dalam kondisi tertentu, seperti kabut tebal dan petir, ia bertindak sebagai pengganti dari Kastrup.
Sistem Transportasi umum di Kopenhagen terdiri dari kereta api (yang disebut (S-tog)), bis dan sebuah stasiun kereta api bawah tanah. S-tog menjadi basis jaringan transportasi, membentang di hampir seluruh bagian Kopenhagen, dengan pusat utamanya di Stasiun Pusat Kopenhagen (København H). Kereta api daerah memasok layanan S-tog dengan jaringan membentang jauh hingga ke Bandara Kopenhagen, Elsinore, dan Malmo. Jaringan rel Denmark antar kota memiliki ujung terminal dan pusat utama di Kopenhagen, dengan sebagian besar kereta api menyebar hingga bandara Kopenhagen.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License