Kehidupan di Luar Bumi
Gliese 581 d
Gliese_581_d-v1.jpg
Gambaran artistik dari Gliese 581 d, planet yang diduga dapat dihuni makhluk hidup seperti bumi

Tentang Kehidupan di luar Bumi

Bila kita membatasi pada jenis kehidupan yang kita tahu, yaitu kehidupan yang berbasis air, maka kita dapat memperkirakan kondisi seperti apa yang dibutuhkan agar kehidupan bisa eksis. Air merupakan unsur yang cukup umum ditemui di kosmos. Kita telah menemukan ratusan planet-planet diluar tata surya, walaupun proses penemuannya teramat sulit dan juga keterbatasan teknologi yang kita miliki saat ini, ini menunjukkan bahwa planet-planet pun cukup umum ditemui di kosmos. Kita bahkan berhasil menemukan planet-planet yang terletak di Zona Emas (zona dimana jarak antara planet dan mataharinya memungkinkan air eksis dalam bentuk cair). Cukup wajar bila kita berasumsi bahwa ada planet-planet lain di luar sana yang mengandung air dalam bentuk cair. Bila kita berasumsi sebaliknya (tidak ada planet lain yang mengandung cairan) artinya bahwa tata surya kita sangat spesial dan aturan-aturan yang sama tidak berlaku di tempat lain, yang merupakan suatu asumsi yang cukup luar biasa.

Jadi bila ada planet-planet lain di luar sana yang serupa dengan Bumi dan mengandung air, tidak ada alasan kenapa kehidupan tidak bisa tumbuh seperti yang terjadi di Bumi. Sekali lagi, berasumsi sebaliknya (tidak mungkin kehidupan muncul selain di Bumi) berarti bahwa Bumi itu spesial dan tidak tunduk pada prinsip-prinsip yang sama seperti bagian lain alam semesta. Kita tahu bahwa campuran organik dapat diproduksi, kita bahkan telah menemukan awan-awan asam amino (bahan baku protein) yang mengambang di angkasa. Saya katakan bahwa Pisau Occam akan berpihak pada adanya kehidupan di luar Bumi, karena berpikir sebaliknya berarti harus berasumsi bahwa beberapa kawasan di alam semesta berbeda secara mendasar dari kawasan lainnya.

Juga, bila anda percaya pada seorang pencipta, maka anda pun akan berpikir bahwa menciptakan satu planet kecil sebagai tempat kehidupan lalu menciptakan alam semesta yang amat luas, dan mungkin tak terbatas di sekelilingnya tetapi kosong dari kehidupan adalah mubazir.

Juga, keindahan alam semesta adalah masalah cara pandang. 99.99… (dan siapa yang tahu berapa banyak sembilan di belakangnya) persen dari alam semesta tidak bisa ditinggali. Seharusnya bisa dibuat alam semesta yang lebih bersahabat dengan kita. Dan kita tidak diciptakan secara terpisah dari alam semesta lalu secara kebetulan yang menguntungkan cocok untuk hidup di dalamnya. Kita beradaptasi terhadap jenis alam semesta yang kita tinggali. Bila alamnya berbeda, maka kitapun akan berbeda pula.

If we limit ourselves to the kind of life we know, namely life that is based on water then we can estimate what kind of conditions are needed for life to exist. Water is fairly common in the universe. We've found hundreds of extrasolar planets despite the immense difficulty of the process and the limitations of current technology, which would suggest that planets are fairly common as well. We've even found planets within the Habitable Zone (the distance from the parent star at which water can be liquid). It is quite reasonable to think that there are planets out there with liquid water. Assuming the opposite would mean that our solar system is somehow special and that the same rules don't apply in the rest of the universe which is quite an extraordinary assumption.

So if there are planets out there that are similar to Earth with liquid water, there is no reason why life would not arise in the same fashion it did on Earth. Once again assuming the opposite means that the Earth is special and not governed by the same principles as the rest of the universe. We know that organic compounds can be produced, we've even found clouds of amino acids (the stuff proteins are made from) floating around in space. I would say Occam's Razor is on the side of there being life in the universe because the opposite requires the assumption that some region of the universe is somehow fundamentally different than the rest.

Also, if you believe in a creator the surely creating one tiny planet to have life on it and then creating a vast, possibly infinite universe around it is an enormous waste of space.

Also, the wonderfulness of the universe is a matter of perspective. 99.99… (and who knows how many nines after that) percent of it is totally uninhabitable. Clearly it could have been much better suited for us. And it's not like we were created separately from the universe and then by a lucky coincidence happened to be suitable for living in it. We adapted for the kind of universe we had. If it was different then surely we would be too.

Diambil dari: http://www.hisdarkmaterials.org/cittagazze/viewtopic.php?f=28&t=9911&st=0&sk=t&sd=a&start=150

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License