Kali Yuga

Menurut tradisi Kosmologi hindu, kita saat ini berada dekat pada akhir masa Kali yuga (Zaman besi) yang merupakan akhir dan era paling negatif dalam empat siklus yugik evolusioner.

Masing2 yuga seperti musim dalam tahun super kosmik, bahkan lebih besar dari tahun kosmik berdasarkan presesi ekuinoks. Saat bumi tiba pada fase manifestasi dan yuga pertama dimulai ('Satya yuga' berarti 'kemurnian') manusia dipindahkan dari keadaan asalnya yang ilahiah seperti tuhan. Ini adalah zaman keemasan asli. Saat waktu berjalan planet mengalami pengaruh dari spiral menurun yang negatif dan kualitas kehidupan dalam setiap yuga selanjutnya menjadi semakin jauh dari pengetahuan akan kebenaran dan hukum alam (dengan kata lain, 'kenyataan'). Dalam yuga kedua, Treta Yuga (Zaman perak) kesadaran spiritual menurun seperempatnya dan saat Dvapara Yuga (Zaman perunggu) negatifitas telah mencapai 50%. Dalam kali yuga getaran semakin kuat dan manusia menjadi sangat kacau. Kebenaran lenyap sehingga tersisa hanya seperempat dari kekuatan asalnya. Sepanjang sejarah kita kita telah menciptakan dan menjadi korban semua kejahatan yang terlepas dari kotak pandora. Tidak heran kenapa manusia mengalami masa sulit. Namun titik balik kini telah tiba, dan fajar kembali menyingsing di planet yang kacau dan kebingungan. Vishnu Purana, salah satu teks suci tertua India mengatakan mengenai kali yuga, "pemimpin yang mengatur bumi akan menjadi kejam dan merampas harta benda… Mereka yang memiliki harta akan meninggalkan pertanian dan perdagangan dan hidup sebagai pesuruh. Sang pemimpin, dengan alasan kebutuhan fiskal, akan merampok dan memeras rakyat dan mengambil hak milik pribadi. Nilai2 moral dan aturan hukum akan berkurang hari demi hari hingga dunia seluruhnya mutlak bar bar dan agnotisisme akan berjaya."

Ada banyak referensi lain pada pembagian waktu seperti ini. Sebagai contoh, dalam injil, mimpi Nebuchandnezzar (Daniel 2:31-45)adalah gambaran terang dan mengerikan dengan kepala emas, dada perak, paha kuningan dan kaki besi. Kaki dan jari kaki adalah besi dicampur tanah liat. Gambaran ini dihancurkan oleh batu, yang diluruhkan oleh tangan manusia, yang dihancurkan kaki menjadi debu dan serpihannya terbang tertiup angin. Walau nabi daniel menerjemahkan beragam logam sebagai kekisaran2 dunia yang meneruskan babilonia, mimpi ini juga memiliki makna kosmik. Ia menyajikan yuga. Kaki besi merupakan zaman besi atau Kali Yuga yang meluruh diakhir siklusnya menjadi peradaban masa kini yang disimbolkan oleh kaki besi dan tanah liat. Nabi menerjemahkan batu sebagai kerajaan sejati tuhan yang akan menggantikan peradaban2 lain sebagai kerajaan terakhir dan yang sejati.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License