Islam dan Yahudi

Peperangan di dunia ini tidak menunjukkan adanya penurunan. Malahan jumlah korban jiwa bertambah banyak. Adanya pengkotakan dan ketidakpercayaan menjadi sebab dari kebencian. Kenapa kita tidak melihat kepada sisi manusiawi kita. Kita sama2 manusia, kita sama2 cinta perdamaian. Kenapa terjadi kebencian pada label seorang manusia. Kita melihat pertarungan islam, kristen, hindu, mukmin, kafir, hitam, putih, murtad, dll. Kebencian terhadap manusia akan berbuah pada kebencian lainnya.

Syarat penting dari munculnya perdamaian adalah meninggalkan doktrin yang menunjukkan rasa benci terhadap sesama manusia dan mempromosikan keadilan sosial pada sesama manusia. Tinggalkanlah kebencian dan barbarisme pada sesama manusia.

Agama semuanya salah, tapi tidak ada agama yang lebih menunjukkan kebencian kepada manusia lain, selain islam. Contoh nyata adalah perilaku mereka terhadap orang yang berlabel yahudi. Atas dasar dosa nenek moyang mereka dibenci dan ingin dimusnahkan dari muka bumi. Seandainya saya seorang yahudi, tentu saya bertanya, apakah saya begitu hina dimata Allah? Apa salah saya? Karena saya terlahir dalam keluarga yahudi?

Kenapa saya harus membayar jizyah kepada orang islam agar damai? Apakah perdamaian akan tercapai bila negara saya dikuasai islam? Apakah saya harus masuk islam bila saya menolak membayar jizya? Bagaimana bila saya menolak pajak ini? Apakah saya akan dibunuh? Apkah salah menuntut hak saya untuk diberlakukan sama dengan orang islam?

Perdamaian tidak dapat muncul jika kita mengikuti orang yang berkata “Saya akan mengusir semua yahudi dan kristen dari arabia dan menyisakan umat islam saja”(Hadist Muslim 4366).

Umat islam telah menjadi korban dari mindset mereka sendiri. Sebuah mindset yang merendahkan dan memandang najis kepada orang yang berbeda, terutama yahudi. Saya bisa mengutip begitu banyak tulisan yang mempromosikan kebencian terhadap yahudi di internet. Itulah mengapa islam hampir tidak mampu hidup damai. Jangankan terhadap agama lain, terhadap agama sendiri, susah. Anda lihat pertikaian berdarah sunni syiah di pakistan, anda lihat pembakaran dan perusakan terhadap ahmadiah. Mereka menjadi korban dari khayalan mereka.

Nasib yahudi sangat tragis selama hidupnya. Dibenci Kristen, dibantai Hitler dan di diskriminasi di negara2 Islam. Apakah salah menuntut tanah mereka untuk tinggal?
Perhatikan segala kutipan disini:
1. “yahudi,yahudi……dengan perlakuan mu ke palestina,kmu mang harus di musnahkan kembali,,,,yahudi keparat”
Boleh kah saya berkata sebaliknya? Bagaimana dengan perlakuan kalian terhadap anak2 kecil, para wanita dan orang lainnya yang dagingnya dan organ tubuhnya berhamburan di toko, pasar, restoran yang menjadi tempat bom bunuh diri?

2. “aku benci yahudi, karena yahudi lah yang menindas umat2 islam di timur tengah. membela yahudi=membela setan. memuji yahudi=memuji setan.. jgn pernah percaya kepada yahudi, karena dari dulu mereka adalah kaum yang suka merubah kebenaran menjadi kebohongan..”
Kita lihat argumen yang tidak logis. Apakah karena ulah pribadi maka seluruh kaum disalahkan dan dianggap setan? Bila dikatakan yahudi menindas islam, apa faktanya? Bukankah sebaliknya?

3. “yahudi dari dulu sampe sekarang bangsa yang terhina dan selamanya terhina….kecian dech lu”
Lalu kenapa terus menghina?

4. “BANTAI YAHUDI SAMPAI AKAR-AKARNYA
MUSNAHKAN KAUM ZIONIS ISRAEL SERTA PENGIKUTNYA DI SELURUH DUNIA……….ALLAHU AKBAR…….ALLAHU AKBAR……….”
Saya terhenti mengutip disini, karena hati saya begitu terluka melihat bagaimana individu2 dalam islam menjadi begitu kejamnya terhadap manusia lain. Bila anda ingin melihat lebih banyak lagi kunjungi http://tausyiah275.blogsome.com/2005/11/15/tentang-yahudi-01/

Naluri hewani manusia dapat muncul saat mereka dikuasai amarah. Amarah ini bisa muncul saat orang2 tercinta kita menjadi korban. Bayangkan bila bom bunuh diri menghabisi nyawa kekasih, suami, istri, anak, ayah, ibu, saudara, teman atau pemimpin anda. Bisakah anda berpikir rasional lagi? Saya rasa anda akan bersumpah untuk menuntut balas. Dan itulah apa yang dilakukan yahudi pada islam, atau sebaliknya islam kepada yahudi. Saya tidak tahu siapa yang memulai, tapi saya berteriak, hentikan ini sekarang juga. Terlalu banyak darah tumpah atas prasangka. Terlalu banyak kematian yang sia2.

Kematian begitu banyak umat islam di palestina menjadi alasan besar umat islam indonesia untuk membenci yahudi. Mereka tidak memikirkan bagaimana perasaan orang2 yahudi yang daging keluarga berhamburan di jalan oleh bom bunuh diri, mereka orang yang tidak punya salah apa2. Bagaimana teriakan puluhan nyawa umat hindu yang terbakar dalam kereta api yang dibakar umat islam di india. Sudahlah, pikirkan dulu bahwa kita ini sama2 manusia. Sama2 punya hak asasi. Kekerasan akan menambah daftar korban nyawa dalam tabel statistik, kematian muslim maupun non-muslim. Selama kita masih memandang manusia lain yang berbeda dari kita ini hina, maka selama itulah perdamaian tidak akan muncul. Walaupun kita berteriak2 bahwa kita cinta perdamaian.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License