Haeckel Memalsukan Gambar Gambar Embriologinya

Klaim:

Haeckel memalsukan gambar2nya mengenai embrio untuk membuatnya lebih mirip dari sesungguhnya.(Harun Yahya dalam bab 'Once, It Was Believed that There was "Embryological Evidence For Evolution" ' pada buku Once Upon a Time There Was Darwinism)

Sanggahan:

1. Gambaran Haeckel tidaklah relevan pada pertanyaan apakah embrio sama. Apa yang penting adalah embrio itu sendiri. Dalam suatu kelompok, embrio awal sungguh memiliki banyak kesamaan. Sebagai contoh, semua vertebrata mengembangkan sebuah notochord, segmen tubuh, kantong insang pharyngeal, dan ekor post-anal. Kesamaan mendasar ini menunjukkan sebuah sejarah evolusioner yang sama. Kesamaan embriologis ditemukan dalam garis silsilah lainnya, seperti moluska, arthropoda, dan annelida. Kesamaan ini telah lama diketahui. Professor Agassiz tahun 1849, contohnya, mengatakan, "kami menemukan, juga, bahwa kelelawar muda, atau burung, atau ular muda, dalam tahap tertentu pertumbuhannya, mirip satu sama lain sedemikian hingga ia berani menantang orang untuk dapat membedakannya—atau membedakan antara seekor kelelawar dan seekor ular." (Scientific American 1849)

2. Embrio juga menunjukkan beberapa perbedaan, yang Haeckel komentari. Walaubegitu, perbedaan harus juga diharapkan, karena hewan2 tidak semuanya sama berkaitan. Adalah pola baik perbedaan maupun persamaan yang menunjukkan pola keturunan. Organisme yang kurang dekat kaitannya diharapkan terlihat kurang sama.

3. Saat kesalahan Haeckel di ekspos, para pengarang mulai memakai versi yang diperbaiki. Sains cenderung memperbaiki diri sendiri.

Referensi :

Scientific American, 1849. Young Mamalia. Scientific American 4(51) (8 Sep.): 403. Reprinted in Scientific American 281(3) (Sep. 1999): 10.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License