Gluon Tidak Ada Karena Tiada Pernah Melihatnya Jadi Pasti Tuhan Memegang Nucleus

Klaim
Gluon tidak ada karena tidak ada yang pernah melihatnya, jadi pasti tuhan yang memegang nucleus.

Sumber: Jack Chick, Big Daddy?, Chick Publications
Respon

1. Gluon telah diamati dalam percobaan kisi sejak tahun 1970an, dan keberadaan mereka sama pastinya dengan keberadaan komponen mikroskopis lainnya seperti atom, electron atau foton.
2. Tidak memepercayai apa yang tidak dapat dilihat adalah bentuk skeptisisme yang sangat ekstrim. Ini tidak konsisten dengan keyakinan adanya tuhan.
3. Bahkan bila memang tidak ada penjelasan, ini tidak memerlukan adanya tuhan.
4. Gaya nuklir kuat dipakai sehari-hari dalam pembangkit tenaga nuklir. Bila ini fenomena ketuhanan, ini akan berakibat kalau manusia telah memanfaatkan tuhan untuk memenuhi kebutuhannya.
5. Hanya karena kita tidak dapat melihat sesuatu, tidak berarti ia tidak ada, sebagai contoh, atom telah lama ada sebelum orang sadar akan keberadaannya, belum lagi saat orang mampu mendeteksinya.
6. Kontraposisi dari pernyataan ini dapat dipakai untuk membuktikan ketiadaan tuhan (Tuhan tidak ada karena tidak pernah ada yang melihatnya, maka pasti gluon yang memegang nucleus), jadi fallacy ada dalam argument aslinya.
7. Yang benar adalah gluon tidak pernah diamati tanpa diragukan, kromodinamika kuantum masih merupakan bidang baru, dan sejauh ini belum menjadi teori medan efektif non renormalisasi. Alasan kalau gluon tidak dapat diamati adalah karena pemercepat partikel kita belum mampu mencapai tingkat energinya, dan di sisi lain kebebasan asimptotik gluon sendiri. Bila QCD benar, gluon tunggal tidak dapat diamati langsung. Hanya keadaan singlet warna yang dapat diamati langsung, dan tidak satupun gluon tunggal, tidak pula pasangan gluon manapun, merupakan sebuah singlet warna. Kelompok dari tiga atau lebih gluon dapat tersedia untuk diamati, dan sebagian darinya telah dideteksi, namun identitas dari partikel yang disebut bola perekat ini belum diterima baik tanpa perdebatan.
8. Fakta kalau gluon tidak pernah diamati tanpa keraguan tidak mencerminkan keabsahan dari model standar lainnya, tidak pula fisika partikel lainnya, tidak pula sains.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License