Efek Poynting Robertson Akan Menghilangkan Debu Dalam Tata Surya Tua

Klaim:
Efek Poynting-Robertson menyebabkan partikel yang mengorbit (pada orde diameter satu sentimeter) melambat dan jatuh kedalam karena radiasi matahari menyebar seperti tetesan hujan di mobil yang melaju. Bila tata surya tua, efek Poynting-Robertson akan menyebabkan semua partikel di atas ukuran tertentu menspiral ke dalam matahari, namun kita masih menemukan debu antar planet.
Sumber:
Brown, Walt, 1995. In the Beginning: Compelling evidence for creation and the Flood. Phoenix, AZ: Center for Scientific Creation, p. 20, 30.
Respon:
1. Partikel ini diperbaiki lagi oleh komet yang meluruh dan asteroid yang bertabrakan. Perlu ratusan juta tahun untuk efek Poynting-Robertson dapat menyebabkan partikel berukuran sentimeter jatuh ke matahari, sehingga pemudaan tidak mesti laju.
2. Untuk partikel lebih kecil, ada keseimbangan antara efek Poynting-Robertson dan tekanan radiasi, sehingga menjaga debu pada orbit stabil. Efek gravitasi pada planet dapat juga membuat partikel berada pada orbit stabil
Links:
Matson, Dave E., 1994. How good are those young-earth arguments? http://www.talkorigins.org/faqs/hovind/howgood-yea.html#proof7

Wong, Michael, 2001. Young-earth creationism: pseudoscience. http://www.stardestroyer.net/Creationism/YoungEarth/Hartman-5.shtml
Bacaan lanjutan:
Thompson, Tim, n.d. Is the Earth young? http://www.tim-thompson.com/young-earth.html

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License