Dekonversi Dari Mistik

Edward Tabash
Universalitas pencarian transedental, dan sumber-sumber berbeda di atributkan orang dari beragam sudut pandang sebagai penyebab pengalaman aneh, tidak memberikan bukti tambahan di dunia kita dari mahluk supernatural yang berada dibalik realitas.
Dimulai tahun 1970, saat saya berusia 19 tahun, saya mulai bermeditasi dan membaca penaklukan sebuah puncak pengalaman. Saya mulai dengan karya Buck, "Cosmic Consciousness." Buck adalah seorang psikiater kanada yang percaya kalau penulis tertentu, dengan perasaan menyatu dengan semua keberadaan, menghasilkan karyanya, mengatakan tipe kesadaran dalam dirinya sendiri. Contoh terbesar Buck adalah penyair abad ke 19 dan kebetulan, teman dari Ingersoll, Walt Whitman. Buck merasa kalau karya Whitman, "Leaves of Grass" mengandung sebuah naluri ekspansif dari keagungan alam sehingga karyanya pasti merupakan indikasi kalau Whitman telah mencapai taraf kesadaran yang demikian.
Diakhir 70 an dan awal 80 an, saya adalah pengikut seorang yang mengaku sendiri sebagai orang yang tercerahkan dari srinagar, india. Namanya adalah Gopi Khrisna. Ia mengklaim kalau saat ia berusia 37 tahun, ia merasakan kebangkitan sepenuhnya dari energi dalamnya yang mengatasi semua evolusi, apa yang para yogi sebut kundalini. Ia mengklaim selalu berada dalam keadaan cemerlang dimana energi keberadaan menari di depannya dan memandikannya terus menerus dalam cahaya dan kedamaian. Gopi Khrisna juga menarik dimana ia percaya sepenuhnya pada evolusi dan percaya kalau baik pengalaman religius dan evolusi memiliki landasan biologis. Inilah, menurutnya, energi kundalini. Ia percaya kalau evolusi manusia adalah proses jutaan tahun kundalini yang menjadi bermanifestasi pada manusia. Salah satu bukunya berjudul "The Biological Basis of Religion."
Faktanya, walau sebagian mistikus katolik dan bentuk tradisi barat lainnya, telah mencapai tipe keadaan tenang ini, klaim paling jelas dari tipe keadaan pencerahan ini dating dari tradisi timur. Sebagai tambahan Buck di barat, psikolog awal abad 20 William James juga menulis mengenai mistisisme dalam karyanya Varieties of Religious Experience.'
Pada akhir 70an dan awal 80an, psikiater lain, Lee Sanella, menulis mengenai pengalaman kundalini, yang ia terima sebagai sah, dan bertanya mengapa orang pada penaklukan spiritual yang lebih barat tidak terlihat menemukan pengalaman yang dirasakan oleh jalur timur.
Pada agustus 1981, setelah sebuah sesi praktek yoga, saya duduk bermeditasi dan merasakan pengalaman euphoria dengan kegembiraan besar. Sensasi ini lenyap setelah beberapa menit dan meninggalkan saya dalam kondisi mendaki kembali ke puncak gunung itu untuk mengalami kembali perasaan kegembiraan yang luar biasa itu. Turun dari puncak gunung pengalaman ini cukup membuat depresi. Beberapa tahun kemudian saya habiskan untuk mencari versi pengalaman dari sebuah helikopter untuk menerbangkan saya kembali.
Tahun 1979, saya juga menjadi murid dari Swami Vethathiri, dari Madras, India. Ia mengajarkan kalau energi kundalini ada dan kalau manusia dapat mencapai puncak pengalaman demikian. Tapi, ia memaksa kalau keberlangsungan hidup setelah mati secara sadar adalah mustahil karena tidak akan ada kesadaran tanpa energi kehidupan yang berasal dari otak fisik. Tuhannya lebih dari tuhannya Spinoza.
Yang paling menyenangkan dan berisi air mata hingga ekstasi jauh lebih mungkin dari pada bukan sebuah aksi kimia tubuh dan otak. Tidak ada yang namanya pengalaman mistik yang membuktikan adanya supernatural. Kita semua tersetel untuk fantasi dan mimpi. Sensasi damai dari pengalaman mistik mungkin tidak lebih dari sebuah varian pada predisposisi ini dalam otak untuk kedamaian, ketenangan dan keamanan.
Saya masih merasa aneh saat saya melihat matahari terbenam dengan indah sambil mendengarkan musik Tangerine Dream. Walau begitu, tidak perduli berapa dalamnya saya bergerak, saya tidak dapat begitu bergerak tanpa tubuh dan otak. Segalanya dalam kesadaran saya, bahkan ingatan hari di bulan agustus 1981 itu, akan musnah dari keberadaan, saat saya mati.
Adalah tugas bagi kita ateis mengakui kalau banyak orang yang memiliki pengalaman luar biasa seperti ini lalu memberi pendapat secara publik penjelasan naturalistik atasnya.

"Confessions of a former mystic" adalah copyright @ 2001 Edward Tabash.
versi elektronik adalah copyright @ 2001 Internet Infidels.
diterbitkan : 4/21/2001

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License