Bobby Henderson

Bobby Henderson adalah penulis dari The Gospel of the Flying Spaghetti Monster (Kitab suci monster spageti terbang). Beliau mengklaim sebagai nabi untuk pastafarian, pemeluk agama parody ini. Menurut sang pendiri agama, Henderson, alam semesta dan semua kehidupan didalamnya diciptakan oleh mahluk suci dan mistik: monster spageti terbang. Dan alam semesta seperti sekarang ini dipengaruhi oleh monster spageti terbang dengan untai mienya. Dalam bukunya Henderson menekankan “fakta nyata” – meruntuhkan mitos-mitos seperti evolusi (hanya sebuah teori), sains (hanya lebih banyak lagi teori) dan apakah kita benar-benar keturunan kera (fakta: manusia memiliki 95% DNA yang sama dengan simpanse, namun 99.9% DNA sama dengan bajak laut!). Membahas mengenai bajak laut dan menghadiri misa di kapal bajak laut adalah salah satu bentuk ritual dalam keyakinan ini. Bobby Henderson pada dasarnya berusaha membantah ‘rancangan cerdas’ lewat parody. Sebuah cara yang dipandang sangat jenius oleh para penentang desain cerdas.

Berikut kutipan dari pendapat para ahli:

“Bila desain cerdas di ajarkan disekolah, waktu yang sama juga harus diberikan kepada teori FSM dan teori non FSM”

–Professor Douglas Shaw, Ph.D.

”Jangan munafik. Berikan waktu yang sama untuk teori alternative seperti FSMisme, yang jauh lebih modern.”

–J. Simon, Ph.D.

Patafarianisme menekankan bahwa:

  • Tujuan hidup adalah menjadi bajak laut.
  • FSM adalah monoteisme pada pencipta dunia, monster spageti terbang
  • Bobby henderson adalah sang nabi

Henderson, berusia sekitar 25 tahun, adalah seorang sarjana fisika dari Oregon State University. Pada desember 2005, Henderson menerima uang 80 ribu dolar dari villard untuk menulis The Gospel of the Flaying Spaghetti Monster. Henderson mengatakan ia akan memakai hasil penjualan bukunya untuk membangun sebuah kapal bajak laut, dimana ia akan memakainya untuk keliling dunia mengajak orang memeluk agama pastafarian. Pada bulan januari 2005, sebagai protes atas keputusan Kansas State Board of Education untuk memasukkan pengajaran kreasionisme desain cerdas (IDC) sebagai alternative sintesis modern evolusi biologis, dan menunjukkan kalau ia adalah warga negara yang perduli, henderson mengirim sebuah surat terbuka pada dewan pendidikan. Ditampilkan sebagai sekumpulan spageti dengan dua bola mata dan beberapa bulatan bakso, menyebarkan banyak mienya, FSM menjadi figure utama dalam surat Henderson sebagai parody agama, pastafarianisme yang juga harus diajarkan di mata pelajaran sains, disamping IDC dan evolusi. Henderson sendiri menjelaskan, "Saya tidak punya masalah dengan agama. Masalahnya adalah agama yang bertingkah seolah-olah sains. Bila tuhan ada dan ia cerdas, maka saya rasa ia punya selera humor." Surat protes tersebut dapat diperoleh di situs resmi Henderson.1

Tentu saja, tidak ada orang yg serius percaya kalau monster spageti terbang itu ada. Tetapi hal ini menimbulkan pertanyaan, kenapa banyak orang yang serius percaya terhadap agama-agama lainnya, yang sebenarnya tidak lebih baik dari FSM.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License