Banyak Ilmuan Menolak Evolusi

Tidak ada bukti kalau evolusi kehilangan pendukungnya. Ambil sembarang artikel dari sebuah jurnal biologi dan anda akan menemukan artikel2 yang mendukung dan memperluas studi evolusioner atau yang memeluk evolusi sebagai sebuah konsep dasar.

Sebaliknya, publikasi ilmiah yang serius untuk menolak evolusi tidak ada. Di pertengahan 1990an George W. Gilchristdari University of Washington melakukan survey ribuan jurnal di literatur utama, mencari artikel mengenai rancangan cerdas atau sains penciptaan. Diantara ratusan ribu laporan ilmiah tersebut, ia tidak menemukan satupun. Dalam dua tahun terakhir, survei dilakukan secara independen oleh Barbara Forrest dari Southeastern Louisiana University dan Lawrence M. Krauss dari Case Western Reserve University telah pula memberikan hasil serupa.

Kreasionis memaksakan bahwa sebuah komunitas ilmiah berpikiran tertutup menolak bukti mereka. Namun menurut editor Nature, Science dan jurnal terdepan lainnya, beberapa manuskrip antievolusi memang diberikan. Beberapa pengarang antievolusi telah mempublikasikan paper2 dalam jurnal2 serius. Paper2 tersebut, walaubegitu, jarang yang menyerang evolusi secara langsung atau memajukan argumen kreasionis; yang terbaik, mereka mengidentifikasi masalah2 evolusioner tertentu sebagai tidak terpecahkan atau sulit (yang tidak satu orangpun menyangkal). Singkatnya, kreasionis tidak memberikan kepada dunia ilmiah alasan yang baik untuk menanggapi mereka secara serius.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License