Ateis memiliki visi dan misi

Banyak orang menyangka atheist punya misi tersebunyi untuk mengubah orang beragama menjadi atheist. Ini sepertinya muncul karena kami mengkritik agama dan menunjukkan banyaknya kesalahan dalam keyakinan beragama dan bertuhan.

Kenyataannya, ini tidaklah benar. Blog ini, sebagai contoh, tidak dirancang untuk mengubah pikiran theist. Namun, ia memberikan informasi mengenai atheisme dan skeptisisme pada semua orang - atheist dan theist, beragama dan tidak.

Diharapkan, blog ini akan memberi informasi dan menyebabkan theist berpikir lebih skeptis dan kritis mengenai keyakinan mereka yang telah lama mereka terima. Mendorong keraguan dan mempertanyakan tidaklah sama dengan mencoba mengkonvert seseorang - bila seseorang tetap theist namun jauh lebih skeptis dan kritis dari sebelumnya, maka itu sesuatu yang mesti dibanggakan. Seorang theist yang lebih skeptis dan kritis bukan hanya lebih baik dari seorang theist yang mudah tertipu dan tidak kritis, mereka juga lebih baik dari seorang atheist yang mudah tertipu dan tidak kritis.

Tidak benar pula bila seorang atheist pergi ke forum atau chat room atheist untuk mengkonvert theist. Untuk sebagian besar, mereka pada dasarnya tertarik membahas hal2 terkait dengan agama, politik, keluarga, seni dan kehidupan secara umum dengan atheist, skeptis, dan pemikir bebas lainnya. Terdapat pula minat dalam memperdebatkan pertanyaan2 agama dengan umat beragama, namaun ini sangat terikat pada fakta bahwa banyak atheist senang membahas topik seperti itu.

Atheist juga berkumpul dalam kelompok karena kesepakatan mereka pada isu tertentu. Sebagai contoh, aheist secara umum sangat mendukung pemisahan agama dari pemerintahan. Karena inilah mereka dapat bergabung atau bahkan memulai organisasi2 yang bekerja untuk melindungi dan bahkan memperluas pemisahan tersebut. Penyebab umum lainnya adalah bukan hanya untuk mendidik masyarakat mengenai atheisme, namun juga memerangi kekerasan anti-atheist dan bekerja untuk hak2 asasi atheist.

Tidaksatupun dari ini bermakna, bahwa terdapat sebagian atheist yang benar2 ingin mengkonvert theist. Apa yang setiap orang mesti ingat adalah ini tidak mengindikasikan bahwa atheist demikian hanya mencoba meyakinkan diri mereka sendiri. Ada banyak orang kristen yang keliling dunia untuk mengconvert orang menjadi kristen, apakah mereka juga mencoba meyakinkan diri mereka sendiri? Saya ragu banyak orang kristen akan menerima kesimpulan itu, namun bila demikian mereka tidak seharusnya mengklaim hal yang sama mengenai atheist.

Kenyataannya, sebagian atheist berpikir bahwa theisme, atau paling tidak agama, menyebabkan banyak kerugian dalam masyarakat, lalu mereka mencoba mengubah pikiran mereka. Ini tidak berbeda banyak dengan seseorang yang memiliki keyakinan politik dan mencoba mengajak orang merubah pikiran mereka dan setuju dengan mereka. Sebuah ajakan untuk mengabsahkan aborsi atau mengendalikan kepemilikan senjata api tidaklah mencoba meyakinkan diri mereka sendiri - mereka mencoba memajukan masyarakat dengan mempromosikan gagasan2 tertentu dan/atau mengkritik yang lain. Seorang atheist yang berdebat melawan theisme dan/atau agama sama pula demikian.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License