Algoritma Evolusioner Diselundupkan Dalam Desain Fungsi Kelestarian

Klaim
Algoritma genetika diklaim menunjukkan kalau proses evolusioner dapat menciptakan desain, namun dalam algoritma demikian, desain itu diselundupkan ke dalamnya dengan bentuk fungsi kebertahanan. Algoritma evolusioner tidak menciptakan kerumitan yang jelas.
Sumber
1. Dembski, William A., 1999 (Nov. 1). Why evolutionary algorithms cannot generate specified complexity. Metaviews 152 http://www.meta-list.org/ http://www.leaderu.com/offices/dembski/docs/bd-algorithms.html
Respon
1. Algoritma genetik sangat mampu menciptakan solusi yang cara kerjanya tidak dipahami oleh manusia. Tepatnya bagaimana pencipta algoritma genetik ini dalam menyelundupkan sebuah desain yang tidak dipahami satupun orang?
2. Algoritma genetik tidak mengklaim menunjukkan kalau proses evolusioner dapat menciptakan desain, kecuali oleh mereka yang percaya dengan konsep desain, yaitu kreasionis. Ini adalah argumen straw man yang memohon pertanyaan.
3. Selama definisi “kerumitan yang jelas” sendiri tidak memiliki definisi yang jelas, argumen ini tidak berlaku.
Link
1. RBH, 2003 (5 July). Untitled. http://www.iscid.org/boards/ubb-get_topic-f-6-t-000384.html#000013
Referensi
1. Koza, John R., Martin A. Keane, Matthew J. Streeter, 2003 (Feb.). Evolving inventions. Scientific American 288(2): 52-59.
2. Lenski, R.E., C. Ofria, R.T. Pennock & C. Adami, 2003. The evolutionary origin of complex features. Nature 423: 139-144. http://myxo.css.msu.edu/papers/nature2003/
3. National Science Foundation, 2003. Artificial Life Experiments Show How Complex Functions Can Evolve. http://www.sciencedaily.com/releases/2003/05/030508075843.htm

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License