Agama Primitif

Manusia menyembah pada apa yang mereka takutkan akan memberi bencana pada mereka, atau apa yang mereka tidak tau, atau apa yang mereka kelak dapat jadikan kambing hitam dalam tindakan mereka. Manusia takut mati, maka mereka menciptakan Tuhan yang dapat menghidupkan lagi ia di saat mati. Maka setelah ada Tuhan, mereka tidak perlu takut lagi dengan kematian. Agama islam bertindak lebih jauh, menyebutkan bahwa hidup sesudah mati bagi orang beriman itu sangat indah. Dan mati saat berjuang atas nama tuhan sudah pasti mendapatkannya. Itu menjadi alasan pengeboman WTC, atau perang penaklukkan Afrika, Asia, Eropa yang dilakukan kekhalifahan Islam. Itu menjadi alasan segala doa2 dan ibadah yang menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Itu membuat umat islam tidak menghargai keindahan alam, karena alam akhirat mereka jauh lebih indah.
Menyembah satu tuhan kemudian dirasa jauh lebih mudah daripada tiga atau lebih. Itulah mengapa orang islam memandang agamanya mudah, dibandingkan agama kristen dan hindu misalnya. Maka agama islam muncul belakangan.
Agama islam adalah hasil evolusi pemikiran keagamaan manusia. Dari awalnya dinamisme(benda2 alam), animisme(roh-lebih sedikit dari benda2 alam), polytheisme(banyak tuhan- lebih sedikit dari roh), kemudian monotheisme(satu tuhan- lebih sedikit dari banyak-tuhan). Anda bisa tebak apa yang lebih modern dari monotheisme.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License