3 Planet Dan Beberapa Bulan Berputar Mundur

klaim:
hipotesis kalau tata surya terbentuk dari keruntuhan nebula berputar bertentangan dengan fakta kalau tiga planet dan beberapa bulan berputar mundur.
Source:
Brown, Walt, 1995. In the Beginning: Compelling evidence for creation and the Flood. Phoenix, AZ: Center for Scientific Creation, p. 19.
Respons:
1. Planet mundur dan bulan mundur tidak bertentangan dengan hipotesis nebula. Sebagian hipotesisnya mengatakan kalau gas dan debu nebula akan mengumpul menjadi planetessimal. Tumbukan dahsyat antara benda-benda ini akan menjadi bagian pembentukan planet. Tumbukan demikian dan proses alami lain dapat menyebabkan planet dan bulan berputar mundur
Bulan yang mengorbit mundur adalah satelit-satelit berukuran kecil dari planet raksasa seperti yupiter dan saturnus, plus Triton dan Charon. Satelit retrograde kecil Yupiter dan Saturnus mungkin adalah asteroid yang ditangkap oleh planet-planet raksasa ini jauh setelah pembentukan tata surya. Adalah sesungguhnya lebih mudah tertangkap dalam orbit retrograde. Sistem Neptunus juga memuat satu bulan, Nereid, dengan orbit sangat lonjong. Tampaknya kalau semacam peristiwa penangkapan telah terjadi. System Pluto-Charon mengorbit tepat “satu sisi”, secara teknis retrograde, dengan rotasi terkunci pasang surut. Karena benda-benda kecil ini dalam tata surya, dan bintang ganda sepertinya terbentuk karena tumbukan atau penangkapan gravitasi, ini tidak melanggar hipotesis nebular.
Uranus berotasi kurang lebih tegak lurus pada bidang ekliptik. Ini mungkin disebabkan oleh tumbukan lepas pusat antara dua protoplanet pada pembentukan. Venus berotasi retrograde namun sangat lambat, dengan sumbu hamper tepat tegak lurus bidang orbitnya. Rotasi planet ini mungkin berawal prograde, namun pasang surut matahari dan planet mempengaruhi atmosfer padatnya dan menyebabkan ia berputar mundur. Adalah mungkin bukan kebetulan kalau pada setiap konjungsi inferior, venus menghadapkan sisi yang sama ke bumi, karena bumi adalah planet yang paling berpengaruh pada gaya pasang surut di venus.
2. Gerakan orbital berpengaruh pada 99,9% momentum sudut tata surya. Masalah nyata akan ada bila beberapa planet mengorbit matahari berlawanan arah dengan yang lain, atau dalam bidang yang berbeda. Walau begitu, semua planet mengorbit dalam arah yang sama, membenarkan hipotesis nebular, dan hampir dalam satu bidang. Konfirmasi lebih lanjut dari komposisi planet-planet raksasa, yang sama dengan komposisi hidrogen dan helium matahari datang. Planet raksasa dapat mempertahankan semua unsur ringannya, namun planet kecil seperti bumi dan mars tidak.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License